Berita

Tim SAR Temukan Tas Berisi Identitas Awak Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

36

Media Sorotan Investigasi Hukum

PANGKEP — Tim SAR gabungan menemukan sebuah tas berisi dompet dan kartu identitas dalam proses pencarian korban pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (19/1/2026) malam.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tim SAR yang tiba dari lokasi pencarian langsung menyerahkan temuan tersebut ke Posko SAR AJU yang berada di Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, sekitar pukul 19.20 Wita.
Selain tas berwarna hitam, tim SAR juga menyerahkan sebuah pelampung darurat berwarna kuning yang diduga berasal dari dalam pesawat dan tampak terbakar sebagian.

 

Di dalam dompet yang ditemukan terdapat Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama Muh Farhan Gunawan.
Berdasarkan data manifes pesawat, Muh Farhan Gunawan diketahui merupakan kopilot pesawat ATR 42-500 tersebut, dengan alamat di Jalan Sultan Hasanuddin, Kabupaten Luwu Timur.

Selain itu, ditemukan pula KTP atas nama Dwi Murdiono, warga Bogor, Jawa Barat. Dalam tas yang sama juga terdapat dua kartu identitas (ID Card) maskapai Airfast Indonesia dan Indonesia Air atas nama Dwi Murdiono. Yang bersangkutan diketahui merupakan bagian dari awak pesawat.

Tim SAR juga menemukan beberapa kartu debit ATM, sejumlah uang tunai rupiah, serta sebuah pistol flare gun berwarna oranye dan hitam.

 

Flare gun tersebut biasanya digunakan dalam kondisi darurat sebagai alat pemberi sinyal untuk meminta pertolongan.

Tak hanya itu, di lokasi pencarian turut ditemukan sepasang sepatu berwarna hitam-putih serta seragam bertuliskan “Patroli Udara” yang diduga berkaitan dengan awak pesawat.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Basarnas Makassar, Andi Sultan, terkait detail temuan barang-barang dan kartu identitas tersebut.

 

Pencarian korban pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan medan yang cukup berat. (*)

Laporan: Muslimin Emba
Editor: Ilham Arsyam
Foto: Dok. Basarnas

(Red/Mansyur/Yasin Bakri)

Exit mobile version