Media Sorotan Investasi Hukum.
Makassar, 23 Juni 2025 — Upaya transformasi digital dalam dunia pendidikan di Sulawesi Selatan terus menunjukkan kemajuan. Hal ini terlihat dari kunjungan Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Letnan Jenderal TNI (Purn) AM Putranto, ke Studio Smart School milik Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel pada Senin (23/6).
Kunjungan yang berlangsung di Studio Smart School, di bawah Unit Pelaksana Teknis Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (UPT PTIKP), turut didampingi oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin.
Turut hadir menyambut rombongan, sejumlah pejabat struktural Disdik Sulsel, antara lain Kepala UPT PTIKP Riswan Sawedi, Kepala Seksi PTIKP Andi Rahmat Amin, Kepala Seksi PSBB TIK Andi Ervin, Kasubag Umum Andi Fachruddin, serta jajaran lainnya.
Gubernur Sulsel dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap keberadaan Smart School, yang menurutnya merupakan langkah nyata menuju reformasi sistem pendidikan daerah.
> “Smart School ini adalah terobosan yang brilian. Teknologi harus menjadi jembatan peningkatan mutu pendidikan. Kita ingin generasi Sulsel bukan hanya melek teknologi, tetapi juga menjadi pelaku inovasi di masa depan,” ujar Gubernur Andi Sudirman Sulaiman.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, menekankan bahwa Studio Smart School merupakan bagian dari peta jalan (roadmap) transformasi pendidikan Sulsel yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
> “Smart School kami desain sebagai pusat produksi konten pendidikan, pusat pelatihan guru digital, serta ruang belajar kreatif bagi siswa. Ini adalah bukti bahwa pendidikan Sulsel ingin maju dan tidak tertinggal dari arus perkembangan zaman,” jelasnya.
Kepala Staf Kepresidenan RI, AM Putranto, dalam kunjungannya turut menyampaikan kekaguman atas kesiapan infrastruktur dan semangat inovasi yang ditunjukkan Dinas Pendidikan Sulsel.
> “Studio Smart School ini bisa menjadi model rujukan nasional. Ini bukan sekadar fasilitas, tetapi representasi dari visi pendidikan masa depan yang inklusif, adaptif, dan berbasis teknologi. Kami di pusat akan mendorong agar inisiatif seperti ini mendapat dukungan berkelanjutan,” tegasnya.
Kegiatan kunjungan berlangsung dalam suasana akrab, disertai sesi dialog interaktif, pemaparan program Smart School, dan peninjauan langsung ke studio yang digunakan untuk produksi konten pembelajaran digital.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, Studio Smart School Dinas Pendidikan Sulsel diharapkan menjadi pionir transformasi digital pendidikan, tidak hanya di Sulawesi Selatan, tetapi juga secara nasional.
(Red/Yasin Bakri)



















