Makassar, 28 Februari 2026 – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Universitas Mega Rezky (UNIMERZ) untuk menggelar Tausiyah Ramadan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama.
Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Nipa-Nipa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar ini dipimpin langsung oleh Prof. Dr. H. Natsir Siola, MA.
Dalam tausiyahnya, Prof Natsir Siola menegaskan bahwa ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperkuat keimanan, akhlak, dan kepedulian sosial.
Ia menyampaikan bahwa Ramadan adalah bulan penuh hikmah yang harus dimaknai sebagai sarana pembinaan karakter, khususnya bagi generasi muda dan mahasiswa.
“Mahasiswa adalah masa depan bangsa. Pendidikan bukan hanya tentang kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan moral dan spiritual.
Ramadan menjadi ruang terbaik untuk menempa diri menjadi pribadi yang berintegritas,” tegasnya di hadapan peserta tausiyah.
Kegiatan yang digelar oleh Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky Makassar ini dihadiri para dosen, mahasiswa, orang tua siswa, serta warga masyarakat setempat. Turut hadir pula 40 anak dari Panti Asuhan Nur Soleh yang ikut merasakan kebersamaan dalam suasana penuh kekeluargaan.
Suasana acara berlangsung khidmat dan meriah. Rangkaian tausiyah disambut antusias oleh peserta yang memenuhi lokasi kegiatan.
Kebersamaan semakin terasa saat momen buka puasa bersama, yang menjadi simbol persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk komitmen UNIMERZ dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan dunia pendidikan. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat hubungan antara civitas akademika dengan masyarakat sekitar.
Sejumlah media cetak dan online turut meliput kegiatan tersebut, menandakan besarnya perhatian publik terhadap peran perguruan tinggi dalam membangun karakter generasi muda melalui kegiatan keagamaan.
Melalui Tausiyah Ramadan ini, UNIMERZ kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan sosial, sejalan dengan semangat Ramadan yang penuh berkah dan hikmah.
(Red/Yasin Bakri)



















