Media Sorotan Investigasi Hukum.
Makassar – Kekecewaan mendalam dirasakan sejumlah orang tua siswa setelah anak-anak mereka dinyatakan tidak lulus dalam proses Penerimaan Murid Baru (PSMB) di SMA Negeri 17 Makassar yang berlokasi di Jalan Sunu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Salah seorang orang tua siswa mengungkapkan bahwa dirinya telah berupaya maksimal membiayai dan mendukung pendidikan anaknya agar dapat meraih prestasi akademik yang baik. Harapan besar pun muncul ketika anaknya bersama sejumlah teman sekelas yang memiliki prestasi tinggi mendaftarkan diri ke sekolah unggulan tersebut.
“Anak saya termasuk siswa berprestasi. Bahkan teman sekelasnya yang merupakan ketua kelas dan peringkat satu di sekolah juga ikut mendaftar. Kami semua yakin mereka memiliki peluang besar untuk diterima karena prestasi dan rekam jejak akademik mereka selama ini sangat baik,” ujarnya kepada media.

Namun kenyataan yang terjadi jauh dari harapan. Anaknya maupun sejumlah siswa berprestasi lainnya dinyatakan tidak lulus seleksi. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan dari para orang tua mengenai sistem seleksi yang diterapkan dalam PSMB tahun ini.
“Kami sangat kecewa. Anak-anak sudah berjuang keras belajar, menjaga nilai, dan mempertahankan prestasi. Mereka memiliki cita-cita untuk masuk sekolah unggulan agar masa depan mereka lebih baik. Tetapi harapan itu kini berubah menjadi kekecewaan,” katanya.
Menurutnya, sistem seleksi yang disebut melibatkan jaringan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dalam penentuan kelulusan dinilai telah menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat. Sejumlah orang tua mempertanyakan apakah prestasi akademik siswa masih menjadi faktor utama dalam penerimaan atau justru terdapat faktor lain yang lebih dominan.

“Kami tidak mempersoalkan adanya aturan seleksi, tetapi yang kami pertanyakan adalah mengapa siswa-siswa yang telah terbukti berprestasi justru tidak lolos.
Hal ini membuat anak-anak merasa kecewa dan kehilangan semangat karena impian yang mereka perjuangkan sejak lama tidak tercapai,” tambahnya.
Kekecewaan tersebut tidak hanya dirasakan oleh para peserta didik, tetapi juga para orang tua yang selama ini mendampingi dan mendukung proses pendidikan anak-anak mereka. Mereka berharap pihak sekolah dan penyelenggara PSMB dapat memberikan penjelasan yang transparan terkait mekanisme penilaian dan dasar penentuan kelulusan peserta.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah orang tua siswa masih menunggu penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai sistem seleksi yang diterapkan dalam penerimaan murid baru di SMA Negeri 17 Makassar, khususnya terkait peran nilai prestasi akademik dan hasil TKA dalam menentukan kelulusan calon peserta didik.
Bersambung berita selanjutnya.
(Yasin/Agus)



















