Berita

Kapolrestabes Makassar Ungkap Strategi Hadapi Geng Motor, Tim Trisula Patroli hingga Dini Hari

1

MAKASSAR — Polrestabes Makassar terus memperkuat langkah preventif dalam mengantisipasi aksi geng motor dan kriminalitas jalanan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Salah satu langkah yang dilakukan yakni membentuk Tim Trisula yang melibatkan personel Samapta, Reskrim, dan Intelkam. Tim tersebut dikerahkan untuk melakukan patroli dan tindakan preventif di sejumlah wilayah Kota Makassar, khususnya pada jam-jam rawan.

Hal tersebut disampaikan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana saat menggelar Ngopi Kamtibmas bersama warga Kelurahan Mario, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Senin (21/9/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Dr. Ratulangi Lorong 5A, Kelurahan Mario, dihadiri sekitar 75 warga. Turut hadir unsur Tripika dan Tripilar, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, ketua RT/RW, serta sejumlah pejabat dan personel Polrestabes Makassar.

Dalam dialog bersama warga, Kapolrestabes Makassar mengatakan bahwa Tim Trisula menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mencegah aksi geng motor dan kriminalitas jalanan.

“Tim Trisula sudah kami bentuk dan bergerak melakukan patroli di wilayah Kota Makassar, terutama mulai pukul 23.00 Wita sampai pukul 06.00 Wita. Tim ini juga telah mengamankan sejumlah pelaku yang diduga melakukan aksi geng motor dan kriminalitas jalanan,” ujar Kombes Pol Arya Perdana.

Menurutnya, patroli pada waktu rawan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi Kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hingga dini hari.

Kapolrestabes juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan. Menurutnya, upaya menjaga Kamtibmas tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh elemen masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, ia secara khusus meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak. Hal ini dinilai penting mengingat sebagian pelaku aksi geng motor yang ditangani kepolisian masih berusia di bawah umur.

“Saya meminta kepada para orang tua yang mempunyai anak laki-laki agar lebih peka terhadap pergaulan anak, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal. Peran orang tua, tokoh masyarakat, RT dan RW sangat penting dalam memberikan perhatian dan pengawasan kepada anak-anak kita,” ujarnya.

Selain membahas geng motor, Ngopi Kamtibmas juga menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka.

Kapolrestabes menegaskan, komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap kondusif. Melalui kegiatan tersebut, kepolisian dapat mendengar secara langsung keluhan dan masukan warga sekaligus menyampaikan langkah-langkah yang dilakukan dalam menjaga keamanan.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, termasuk menjaga keamanan rumah dan kendaraan.

“Apabila bapak ibu memiliki keluhan dan membutuhkan kehadiran polisi, silakan menghubungi 110. Layanan tersebut akan tersambung dengan kantor polisi terdekat,” ujarnya.

 

Exit mobile version